Tuesday, February 3, 2009

Barack Obama dan Capres Kita

Capres Kita vs Obama. Sukses Barack Obama menjadi presiden Amerika Serikat ke-44 ditunjang pemanfaatan sarana teknologi komunikasi dan informasi (TKI) yang cerdas dalam kampanyenya. Intinya, sarana TKI ia gunakan untuk mendengar, menyerap aspirasi konstituen, dan lalu mensosialisasikannya sebagai isu bersama. Meminjam kata-kata Bung Karno, Obama sukses sebagai penyambung lidah rakyat.

Nama dan prestasi anak kulit hitam yang pernah bersekolah di Menteng itu kini menjadi inspirasi banyak orang. Termasuk para calon presiden kita. Utamanya mereka yang berlatar belakang militer. Tunggu saja, sebentar lagi iklan-iklan mereka di televisi akan riuh dengan slogan-slogan yang mengkait-kaitkan posisi mereka dengan Barack Obama :

Barak SBY : Menanti dengan sangat pujian rakyat karena berhasil menurunkan harga BBM. Barak Wiranto : Di sini rakyat dijamin tidak dijamu makan nasi aking. Barak Prabowo : Siap menampung aspirasi buruh tani, mantan korban penculikan dan aktivis hak asasi manusia. Barak Sutiyoso : Merindukan pinangan partai-partai politik, baik partai besar atau partai kecil.

Para capres yang bukan berlatar belakang militer memiliki isi slogan yang sama : SBY, Wiranto, Prabowo dan Sutiyoso, kembali saja ke barak. Dan terus saja tinggal di sana !

No comments:

Post a Comment