Friday, June 22, 2007

Awas AIDS : Aku Ingin Ditelepon SBY !

Photobucket - Video and Image Hosting

Politisi Bau Pesing. Presiden SBY merencanakan melakukan reshuffle kabinetnya secara terbatas awal Mei mendatang. Sementara di luaran santer desakan agar ia mengganti 13 menterinya yang selama ini terganggu kesehatannya. Kebanyakan mereka menderita stres, berpenyakit jantung dan tersandung kasus. Begitulah, politisi memang ibarat popok bayi, harus sering-sering diganti seperti halnya alasan penggantian popok bayi.




Selain penggantian atau mutasi 13 menteri tadi, nampaknya langkah reshuffle terbatas itu tidaklah cukup. Seyogyanya dihadirkan lebih banyak departemen baru lagi. Misalnya Departemen Doa, Dorong dan Damprat ("siapa calon menterinya yang tepat ?") yang khusus membantu SBY agar ia tegas dalam bertindak. Calon yang tepat adalah Wimar Witoelar. Harus ada Menteri Khusus Penuntasan Kasus Pembunuhan Aktivis HAM Munir. Agar fokus, Aburizal Bakrie dimutasi saja menjadi Menko Kesra Khusus Korban Lumpur Panas Lapindo. Bambang Sudibyo menjadi Menteri Kelayakan Lawak Sebagai Sarana Edukasi Kepribadian Bangsa. Sedang mBah Marijan cocok sebagai Menteri Negara Urusan Metafisika dan Mitigasi Bencana.




Indonesia terlalu banyak problemnya. Dari hal kecil hingga besar. Kini saya undang Anda untuk mengusulkan departemen dan menteri-menteri barunya, agar "penyakit" Indonesia ini segera tuntas. Tunjukkan imajinasi cerdas dan jenaka Anda dalam menjawab tantangan kenegaraan yang sangat mendesak itu. Siapa tahu SBY-JK mendengar aspirasi Anda. Saya tunggu ! (BH).




OPINI YANG MASUK :

Maria Eva sebagai Menteri Khusus Pemberdayaan Wanita. (Alfian, 2007-05-04 7:26 PM).

Bondan Winarno sbg Menteri Pariwisata dan labelisasi 'mak nyuss' pada produk kuliner. (Heinz, 2007-04-24 9:53 AM).

Kelik sbg Menteri Khusus Penyelamatan Bahasa Indonesia dr bahaya plesetan. (Obi, 2007-04-24 4:30 AM).

Sarah Azhari sbg Menteri Pemberdayaan dan Eksploitasi Wanita. Dorce sbg Menteri Peranan Waria. (Obi, 2007-04-24 4:27 AM).

tfb

No comments:

Post a Comment