Relevankah anak SBY sebagai bintang iklan untuk berkata “Tidak !” pada korupsi ? Ia pernah dikenalkan SBY sebagai pengangguran. Kini baru berstatus sebagai caleg Partai Demokrat. Pekerjaan tidak ada, jabatan pun juga tidak punya, lalu apa yang bisa ia korupsi ? Kloplah bila ia berani berkata “Tidak !” untuk korupsi.
Dirinya dan sosok lain, Puan Maharani sebagai misal, merupakan warga Indonesia yang beruntung. Bila mereka terpilih dalam Pileg 2009 nanti, status penganggurannya bisa terhapus. Bukan berita jelek. Di tengah krisis ekonomi global dan badai PHK dimana-mana saat ini, masih terdapat lowongan pekerjaan bergengsi dan elitis untuk mereka. Tetapi, jujur saja, siapa dulu dong bapaknya ? Siapa dulu dong ibunya ? (BH).
